Kembali untuk menyambut
Hari Kemerdekaan Indonesia yg ke 60, gw mau ngajak kalian ngeliat lagi kebelakang, dimana Indonesia telah dicoreng wajahnya oleh Suharto. Pada masa ini (65-66) Indonesia benar2 jatuh, 1 juta lebih rakyat tak bersalah mati dibantai secara tidak manusiawi.
Sebenernya ada banyak versi cerita, tapi g clear yg mana yg bener, secara suharto merekayasa semua
cerita, merubah jalan cerita sebenernya, semakin membuat sejarah ini benar-benar

menjadi Halaman hitam sejarah Indonesia, tak sedikit orang yang langsung dibui karena membuka mulut tentang sejarah ini, jangankan membuka mulut, ngomong sedikit tentang suharto aja dah langsung dipenjara, satu keluarga langsung terancam, bener2 macan buta. Untunglah si bapak tua itu sudah mengundurkan diri. Btw ceritanya ini panjang, dirangkum aja yeh. Klo kebanyakan juga gimanaaaaa gitu bacanya.
Jadi gini, dulu itu sukarno sewaktu memperjuangkan Irian barat untuk masuk kedalam wilayah RI, sukarno meminta bantuan ke dunia luar, dalam hal ini PBB, tapi gak ada tanggapan, sampai akhirnya Amrik ngeliat potensi besar pada Indonesia (baca: kekayaan alam yg melimpah), Amrik mulai melirik Sukarno sebagai teman untuk
berbisnis, maereka mulai mendekati Sukarno dengan membantu pembebasan Irian barat, sampai akhirnya terbebas dan masuk ke wilayah RI. Tapi tiba-tiba Sukarno menjalin hubungan erat dengan Soviet dan China yg beraliran komunis. Amrik menganggap ini tuh suatu ancaman, secara mereka takut Indonesia mulai menganut komunis juga, mereka menganggap Sukarno adalah pengkhianat. Tau sendiri, Amrik ama Soviet kan perang dingin oy. Kalo Indonesia sampe jadi komunis Amrik bisa malu ampe ke bol bol dong, secara dah dibantu pula untuk pembebasan Irian barat, ibarat katanya "
Rugi bandar".
Mulai dari sini dilancarkan lah segala tipu daya gaya gono gini segala macem oleh Amrik edan buat ngejatuhin Sukarno, salah satunya membayar orang untuk memberontak, waktu pemberontakan Permesta itu semua yg modalin CIA, salah satu faktanya dari kontrak dengan CIA sejumlah sekian ribu dollar pada Pesawat
si poppe yg ketembak jatoh. Ini bisa diselesaikan, Amrik waktu itu cuma diem aja, malu kali dia, ketauan euy, terus selanjutnya CIA mikir, hmm knapa gak pake cara baik2 aja, CIA mulai ngebaik2in sukarno, mengiming2i segala macem, tapi Sukarno dengan tegas bilang ke Amrik "Go to hell with your own aid!" Gilaaak..telek banget kan, ck ck ck, seandainya pemimpin kita berani dan tegas kayak gini, pasti disegenenin negara2 laen, bayangin cuk, Amrik digituin, hahaha.
CIA tetep mikir nih gimana caranya ngejatuhin Bung Karno kita ini, sampe CIA bikin film porno yg pemainnya direkayasa menjadi mirip Sukarno, judul filmnya
Happy Hour ini beneran loh, bukan boongan, pada taun berapa gitu orang CIA ndiri yg bilang klo mereka emang bikin film ini. Ternyata ini gak mempan juga, kharisma dan wibawa Bung Karno gak mempan ama yg ginian, akhirnya CIA mulai nyusun siasat, strategi dengan modal besar-besaran. CIA ngeliat ada seorang perwira muda yg bisa dibodoh2in dan dibayar dengan Uang, nama si orang ini Suharto *kenal gak ama org ini ^_^* dan juga CIA mengambil beberapa tentara dari Indonesia untuk dilatih secara intensif dan khusus, yg nantinya disuruh ngejalanin misinya CIA. Sampai akhirnya tiba saatnya tanggal 30 September 1965 beberapa Jendral papan atas ditangkap dan diculik yg akhirnya dibunuh, tau kenapa ? Kalo mereka semua mati, suharto punya peluang langsung naik kepangkat paling atas, kalo udah gini suharto tinggal nyingkirin sukarno aja kan. *simple kan rencananya*. Akhirnya suharto mengambil alih dan mulai meredakan suasana. Rencana berikutnya adalah melenyapkan PKI, suharto mulai meluncurkan propaganda mulai meluncurkan fitnah ke PKI, ingin melakukan kudeta terhadap sukarno difitnah ini itu segala macem, saat itu perintah dari atasan para tentara yaitu lenyapkan semua anggota PKI, dan juga dihimbau kepada masyarakat untuk rame2 memberantas PKI, tapi apa? mereka semua dibantai, mereka semua dicincang gak pake perasaan, ada informasi mengatakan disungai2 penuh dengan mayat orang, dijalanan tergeletak mayat2 orang. Tau gak berapa korban tsunami? Coba bandingin dengan korban fitnah ini yg dilaporkan sampe 1 juta lebih orang gak bersalah.
Time magazine reported: "The killings have been on such a scale that the disposal of corpses has created a serious sanitation problem in northern Sumatra where the humid air bears the reek of decaying flesh. Travellers from these areas tell us small rivers and streams have been literally clogged with bodies. River transportation has become seriously impeded." Tentara rame-rame dibantu masyarakat yg udah terpengaruh fitnah dari suharto ngebantai semua orang yg berbau PKI, tanpa pengadilan, tanpa basa-basi, ketemu 1 orang PKI satu keluarga langsung dibantai, baik wanita dan anak kecil, semua tanpa ampun, malah ada beberapa orang yg mengoleksi potongan kuping para korban dan menjadikannya kalung, GILA INI gw bilang. Sodara2 kita saling ngebunuh! Semua ini gara2 tujuan politik dan ekonomi Amrik! Padahal mereka kan belum tentu bersalah, kok tega2nya dibunuh kayak binatang, kalo emang dianggap bersalah ya ajak ke pengadilan buktiin kalo mereka bersalah.

Untuk nutupin pembunuhan jendral2 besar suharto kembali melancarkan fitnah, kali ini fitnah dilancarkan kepada Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani). Menurut Soeharto mereka itu terlibat dalam peristiwa pembunuhan para jenderal. Mitos bahkan menceritakan, perempuan-perempuan Gerwani menari-nari provokatif, dengan rambut awut-awutan dan dada telanjang mengelilingi mayat jenderal-jenderal itu selanjutnya bermain-main dengan kemaluan mereka. Akhirnya mereka mencungkili mata para jenderal itu, dan memotong kemaluan mereka. Dengan satu setengah juta anggota, Gerwani pada waktu itu merupakan gerakan perempuan terbesar yang pernah ada di Indonesia. Padahal sebenernya gerakan ini sejak lahir sekitar akhir tahun empatpuluhan, telah aktif melakukan kursus-kursus pemberantasan buta huruf, memberi penyuluhan tentang seks, berjuang melawan poligami, menuntut persamaan hak laki-laki dan perempuan di dalam perburuhan, dan memperjuangkan hak-hak perempuan pekerja seks. Para dokter yang melakukan visum et repertum terhadap para jenderal yang terbunuh mengatakan, bahwa mayat-mayat mereka ditemukan masih utuh dan tidak terdapat tanda-tanda telah dilakukan aniaya seks terhadap mereka. Tapi hasil visum sang dokter ini dilarang dipublikasikan, suharto terus membodohi rakyat Indonesia, buku2 sejarah diedit, harus sesuai jalan cerita yg dibuat oleh suharto, seperti yg waktu itu gw pelajarin di skolah, dimana katanya PKI melakukan pemberontakan, menculik dan membunuh jendral2, lalu suharto seakan2 jadi pahlawan saat itu. Yeah, good story dude ! Benar2 pintar mengarang ini orang. Kalo ad yg sampe lolos tulisan jelek mengenai suharto, langsung aja penerbitan ditutup dan semua orang yg terlibat diadili.

Oke balik lagi ke topic, setelah fitnah berhasil dilaksanakan, suharto dah bisa tersenyum, karena sekarang tinggal sukarno aja permasalahannya, dimana saat sodara2 kita dibantai, CIA dan amerika tersenyum puas dengan rencana busuknya. Sebenernya sukarno dah tau ini semua kerjaan suharto, tapi dia diem aja, g tau kenapa. Sampe akhirnya istana sukarno dikepung oleh pasukan suharto, sukarno melarikan diri dengan helikopter ke istana bogor

kalo gak salah sih, entah istana mana gitu gw lupa

tapi disitu juga udah siap pasukan suharto, akhirnya sukarno dipaksa nanda tanganin surat penyerahan kekuasaan yg disebut2 sebagai supersemar didepan 3 jendral yaitu Basuki Rachmat, Mohammad Yusuf dan Amir Machmud , (informasi lain bilang klo ad 4 orang, yg satunya lagi itu M. panggabean) akhirnya suharto naik jadi presiden, sukarno ditahan disebuah rumah. Yang akhirnya pada tanggal 17 Juni 1970 kesehatannya memburuk dan dibawa RS, akhirnya meninggal pada 21 Juni 1970, Sukarno minta dimakamkan ditaman dekat Batu Tulis, tapi tidak diizinkan oleh suharto, akhirnya beliau dimakamkan disebelah makam ibunya diBlitar. Sebelum meninggal beliau pesen, jangan tulis President Sukarno, doctor, engineer, atopun pemimpin revolusi dibatu nisannya, cukup tulis "Soekarno, penyambung lidah rakyat Indonesia".
Okeh balik lagi, setelah suharto berkuasa, mulailah kekayaan alam kita dieksploitasi oleh Amrik, dan konco2nya, liat aja ada perusahaan2 kayak Caltex dan semacamnya, kenapa harus mereka yg nikmatin, indonesia kekayaan alamnya abis sebagian besar masuk ke mereka. Btw sekedar indo tentang suharto, suharto dulu pernah dipecat dari jabatannya karena korupsi dan penyelundupan, tapi selang beberapa tahun diangkat jabatan lagi, mungkin ada bekingannya kali. Huahahaha... kampret nih orang, masih muda aja udah korup.
Apa kita udah merdeka sekarang? Percayalah

Kita tuh masih dijajah, setidaknya secara ekonomi

. Terus tindakan kita apa dong? Ya seenggak2nya mulai dari kita dulu aja, jgn biasain KKN, tegas aja, klo salah ya salah, jgn sampe wilayah kita diambil satu2 oleh negara lain. Mudah2an nanti dengan gini generasi kita
Orang Bener smua. *huahaha gaya lu tek !*

Btw, sengaja kali ini gw tulis tentang gini2an, jgn tanya kenapa, ini semua cuma untuk menyambut peringatan
hari kemerdekaan kita, yg emang sebenernya belum merdeka sepenuhnya. Bukan tiba2 blog gw berubah jadi blog buat sejarah. Hahahaaa... Piss out dude !
sumber: hasil diskusi ama saksi hidup PKI ama beberapa pengamat sejarah, dan pastinya buku2 pinjeman dari bibliothek plus referensi dari internet dicampur aduk jadi satu, campur campuur, semua deh ada disini, hauhauhau
ketek90